Karakteristik Usaha Kecil yang Relatif Sederhana
Menurut Sofiah et all (2011:210) menyatakan secara umum sektor usaha kecil memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Sistem pembukuan yang relative sederhana dan cenderung tidak mengikuti kaidah administrasi pembukuan standar.
- Margin yang cenderung tipis mengingat persaingan yang sangat tinggi
- Modal terbatas
- Pengalaman manajerial dalam mengelola perusahaan yang masih terbatas.
- Skala ekonomi yang terlalu kecil, sehingga sulit mengharapkan ditekannya biaya mencapai titik efisiensi jangka panjang.
- Kemampuan pemasaran dan negosiasi serta diversifikasi pasar sangat terbatas.
- Kemampuan untuk memperoleh sumber dana dari pasar modal rendah, mengingat keterbatasan dalam system administrasinya.
Selain itu, menurut Pandji (2002:225) secara umum usaha kecil memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung tidak mengikuti kaidah administrasi pembukuan standar.
- Margin usaha yang cenderung tipis, mengingat persaingan yang sangat tinggi.
- Modal terbatas
- Pengalaman manajerial dan mengelola perusahaan masih sangat terbatas
- Skala ekonomi yang terlalu kecil
- Kemampuan pemasaran dan negosiasi serta diversifikasi pasar sangat terbatas
- Kemampuan untuk memperoleh sumber dana dari pasar modal rendah, mengingat keterbatasan dalam sistem administrasinya.
Jika ditinjau secara khusus menurut Kuta (1994:20), gambaran usaha kecil di Indonesia memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Hampir setengah dari perusahaan kecil hanya mempergunakan kapasitas terpasang 60 persen atau kurang.
- Lebih dari setengah perusahaan kecil didirikan sebagai pengembangan usaha kecil-kecilan
- Masalah utama yang dihadapu berbeda menurut pengembangan usaha
- Pada umumnya sukar meningkatkan pangsa pasar bahkan cenderung mengalami penurunan usaha, hal ini terjadi karena kekurangan modal, pemasaran dan pengadaan barang atau material yang dibutuhkan relatif tinggi
- Hampir 60 persen dari usaha kecil menggunakan teknologi tradisional
- Hampir 70 dari usaha kecil melakukan pemasaran langsung kepada konsumen.
- Sebagian besar pengusaha kecil dalam berusaha memperoleh bantuan permodalan merasa terlalu sulit dan dokumen yang dipersiapkan sukar dipenuhi.
Artikel Terkait Lainnya
Karakteristik lainnya dari pengusaha kecil di Indonesia ditinjau dari beberapa segi menurut pendapat Tiktik dan Abdul (2002) berikut ini:
Segi Manajemen;
- Pemilik sebagai pengelola
- Berkembang dari usaha kecil-kecilan, karena itu kepercayaan diri yang berlebihan
- Tidak membuat perencanaan tertulis
- Kurang membuat catatan/pembukuan tertib
- Pendelegasian wewenang secara lisan
- Kurang mampu mempertahankan mutu
- Sangat tergantung pada pelanggan dan pemasok disekitar usahanya
- Kurang membina saluran informasi
- Kurang mampu membina hubungan perbankan
Segi Keuangan;
- Memulai usaha kecil-kecilan, bermodal sedikit dana dan ketrampilan pemiliknya
- Terbatasnya sumber dana dari perbankan
- Kemampuan memperoleh pinjaman bank relatif rendah/kurang mampu sediakan jaminan, proposal kredit, dan lain-lain
- Kurang akurat perencanaan anggaran kas
- Tidak memiliki catatan harga pokok produksi, perhitungan sangat kasar
- Kurang memahami tentang perlunya pencatatan keuangan/akuntansi
- Kurang paham tentang prinsip-prinsip penyajian laporan keuangan dan kemampuan analisisnya
- Kurang mampu memilih informasi yang berguna bagi usahanya.
Menurut Nugroho (2013) Usaha kecil di Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan karena pasar yang luas, bahan baku yang mudah didapat serta sumber daya manusia yang besar merupakan variabel pendukung perkembangan dari usaha kecil tersebut akan tetapi perlu dicermati beberapa hal seiring perkembangan usaha kecil rumahan seperti: perkembangan usaha harus diikuti dengan pengelolaan manajemen yang baik, perencanaan yang baik akan meminimalkan kegagalan, penguasaan ilmu pengetahuaan akan menunjang keberlanjutan usaha tersebut, mengelola sistem produksi yang efisien dan efektif, serta melakukan terobosan dan inovasi yang menjadikan pembeda dari pesaing merupakan langkah menuju keberhasilan dalam mengelola usaha tersebut.